
Proses pembuatan kompos dilakukan secara sederhana menggunakan keranjang komposter dan lubang biopori, serta melibatkan siswa dalam kegiatan praktik langsung. Para siswa diajarkan cara memilah sampah, mencacah bahan organik, mengatur kelembaban, dan memantau proses penguraian.
Pembuatan Kompos Oleh Siswa
Banda Aceh – Dalam upaya mengurangi timbulan sampah organik dan mendukung terwujudnya sekolah berwawasan lingkungan, SMP Negeri 12 Banda Aceh menerapkan program pembuatan kompos sebagai bagian dari implementasi Sekolah Adiwiyata. Program ini tidak hanya menekan produksi sampah, tetapi juga memberikan nilai edukasi langsung kepada siswa mengenai pentingnya pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.
Kepala SMP Negeri 12 Banda Aceh, Ibu Nova Erlinda, S.Pd menjelaskan bahwa pembuatan kompos dilakukan dengan memanfaatkan sampah organik dari kantin sekolah, daun kering, serta sisa tanaman hasil perawatan taman sekolah.
“Kami ingin menunjukkan bahwa sampah tidak selalu harus dibuang. Dengan pengelolaan yang tepat, sampah bisa menjadi sesuatu yang bernilai, yaitu kompos yang dapat menyuburkan tanaman di lingkungan sekolah,” ungkapnya.
Proses pembuatan kompos dilakukan secara sederhana menggunakan keranjang komposter dan lubang biopori, serta melibatkan siswa dalam kegiatan praktik langsung. Para siswa diajarkan cara memilah sampah, mencacah bahan organik, mengatur kelembaban, dan memantau proses penguraian.
Kompos yang dihasilkan kemudian dimanfaatkan untuk merawat taman sekolah, tanaman hias, hingga area penghijauan halaman sekolah. Dengan cara ini, siklus alam dipelajari dan diterapkan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, menyampaikan bahwa program ini sekaligus melatih siswa untuk disiplin dalam memilah sampah serta menanamkan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan.
Dengan berjalannya program pembuatan kompos ini, SMP Negeri 12 Banda Aceh berharap dapat menjadi contoh sekolah yang tidak hanya bersih dan hijau, tetapi juga mandiri dalam pengelolaan sampah, sejalan dengan nilai-nilai Adiwiyata.