
Kepala SMP Negeri 12 Banda Aceh, Ibu Nova Erlinda,S.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan penghijauan ini bukan hanya sekadar menanam pohon/bunga, tetapi juga merupakan langkah nyata dalam menciptakan sekolah yang asri, sehat, dan ramah lingkungan.
Kegiatan hemat listrik dilakukan dengan memastikan lampu, kipas, dan perangkat elektronik dimatikan saat kelas tidak digunakan. Untuk penghematan air, sekolah menyediakan himbauan di area kamar mandi dan tempat wudhu. Sementara gerakan mengurangi sampah plastik diperkuat dengan kebijakan membawa tumbler dan penggunaan wadah makan ramah lingkungan.
Para siswa terlihat antusias menyambut program ini. Selain membantu mengurangi sampah plastik, penggunaan tumbler juga dinilai lebih higienis dan ekonomis. Beberapa siswa bahkan menghias tumbler mereka dengan stiker bertema lingkungan untuk menambah semangat.
Proses pembuatan kompos dilakukan secara sederhana menggunakan keranjang komposter dan lubang biopori, serta melibatkan siswa dalam kegiatan praktik langsung. Para siswa diajarkan cara memilah sampah, mencacah bahan organik, mengatur kelembaban, dan memantau proses penguraian.