
Para siswa terlihat antusias menyambut program ini. Selain membantu mengurangi sampah plastik, penggunaan tumbler juga dinilai lebih higienis dan ekonomis. Beberapa siswa bahkan menghias tumbler mereka dengan stiker bertema lingkungan untuk menambah semangat.
Foto Bersama Satu Guru/Siswa, Satu Tumbler
Banda Aceh – Dalam upaya mengurangi sampah plastik sekali pakai serta memperkuat budaya peduli lingkungan, SMP Negeri 12 Banda Aceh meluncurkan program “Satu Siswa Satu Tumbler”. Program ini merupakan bagian dari pengembangan Sekolah Adiwiyata yang selama ini telah berjalan di lingkungan sekolah.
Kepala SMP Negeri 12 Banda Aceh, Ibu Nova Erlinda,S.Pd menjelaskan bahwa langkah ini dilakukan sebagai bentuk komitmen sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
“Kami ingin membiasakan siswa untuk hidup ramah lingkungan. Salah satunya dengan mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai. Dengan membawa tumbler, mereka akan belajar menjaga lingkungan dari hal kecil yang dilakukan setiap hari,” ujarnya.
Program “Satu Siswa Satu Tumbler” diberlakukan kepada seluruh warga sekolah, termasuk guru dan tenaga kependidikan. Tempat isi ulang air minum juga disediakan sekolah agar siswa dapat mengisi tumbler mereka kapan saja tanpa perlu membeli minuman kemasan.
Para siswa terlihat antusias menyambut program ini. Selain membantu mengurangi sampah plastik, penggunaan tumbler juga dinilai lebih higienis dan ekonomis. Beberapa siswa bahkan menghias tumbler mereka dengan stiker bertema lingkungan untuk menambah semangat.
Pembina Osis, juga menyampaikan bahwa sekolah akan terus mengadakan edukasi mengenai bahaya sampah plastik dan pentingnya menjaga lingkungan.
Dengan adanya program ini, SMP Negeri 12 Banda Aceh berharap dapat menjadi contoh sekolah yang konsisten dalam menerapkan gaya hidup ramah lingkungan. Program “Satu Siswa Satu Tumbler” bukan hanya sebuah aturan, tetapi juga gerakan nyata menuju Sekolah Adiwiyata yang berkelanjutan.